-
Sosok Ki Surya Nagapati, Siapakah sebenarnya Beliau? Ki Surya Nagapati atau akrab dipanggil Ki Surya/Ki Nagapati/Pak Surya adalah seorang An...
-
Meditasi adalah Kegiatan relaksasi yang melibatkan pengosongan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, mengganggu maupun mencemaska...
-
TAHTA MATARAM adalah Lembaga Beladiri Pernafasan Tenaga Dalam dan Penyembuhan yang sah Berbadan Hukum dengan Akta Pendirian No.: 012/2...
-
METODE LATIHAN TAHTA MATARAM TENAGA DALAM ILMIAH DAN LOGIKA Adalah lembaga beladiri pernafasan tenaga dalam dan penyembuhan yang dida...
Browse » Home
» Cara memilih Keris pusaka
» Cara memilih Keris pusaka
» Cara memilih Keris pusaka
»
pusaka
» Cara memilih Keris pusaka
Cara memilih Keris pusaka
Cara memilih Keris pusaka
Banyak orang yang memiliki atau menggemari keris, namun banyak juga orang yang belum faham mengenai keris. Berikut Tips dalam memilih keris pusaka baik sebagai Ageman maupun sebagai Koleksi...
Sebuah keris Pusaka merupakan Karya Adiluhung yang sudah di akui dunia sebagai warisan budaya indonesia, oleh karena itu sudah selayaknya kita senantiasa menjaga dan merawat kekayaan bangsa sebagai warisan leluhur, Keris Pusaka dinilai memiliki kualitas berdasarkan pedoman TUS ( Tangguh, Utuh, Sepuh ) yaitu memiliki tangguh/perkiraan pembuatan yang sesuai, Utuh mulai dari ujung keris sampai dengan pesi memiliki kondisi bilah yang utuh, Sepuh atau Tua keris pusaka benar benar Tua dan bukan proses dituakan. Selain tiga hal tersebut memilih pusaka juga harus perlu memperhatikan hal-hal lain yaitu :
Cara memilih keris pusaka yang pertama, Memilih sesuai hati nurani, Sesuai dengan kemantaban hati
Menilai keris dari Dapur/Bentuk, setiap keris memiliki dapur/bentuk/nama seperti sengkelat luk 13, sabuk inten, keris pasopati, keris carubuk, keris jaran goyang dan lain sebagainya
Menilai keris dari gambar/Pamor keris, pamor keris juga beragam ada yang namanya pamor miring dan pamor lurus, namanya juga beragam seperti pamor udan mas, pamor lar gangsir, pamor rojo gundolo, dan lainnya bahkan yang tidak memiliki gambar hanya polos saja biasa disebut pamor keleng.
Menilai keris dari tangguh, tangguh merupakan perkiraan atau jaman waktu keris tersebut dibuat, menilai tangguh ini yang masih sedikit kontroversial, biasanya satu orang dengan yang lainnya kadang tidak sama menilai masa pembuatan atau meperkirakan. Misal pembuatan jaman singosari, jaman kerajaan majapahit, jaman kerajaan demak dan lainnya.
Pemilihan keris juga tidak luput dari segi keutuhan, utuh mulai dari pesi, sor-soran, kembang kacang sampai dengan ujung, apabila keris tersebut keropos biasanya juga tidak akan bertahan lama ketika sudah dijamasi atau di warangi.
Memilih keris juga bisa dinilai, keris yang asli tua atau keris yang baru namun dituakan.
Berkaitan dengan isoteri keris atau yoni keris atau filosofi tuah keris, setiap keris memiliki bentuk, pamor dan tangguh yang berbeda-beda sehingga setiap keris dibuat oleh para empu tentunya penuh dengan tirakat dan penuh maksud dan tujuan.
Selain dari pada hal-hal diatas, keris memiliki nilai unsur seni yang tinggi, karya jaman orang dimasa lampau yang dimana tingkat pemikiran yang belum berkembang seperti sekarang sudah mampu membuat sebuah senjata dengan banyak lipatan serta pencampuran logam menjadikan keunikan tersendiri, dari aspek-aspek tersebut diatas silahkan menilai dan memilih keris yang seperti apa yang hendak dimiliki.
Untuk Keris baru atau kamardikan dapat dipilih sesuai Garap, kualitas, keindahan seni dan tentu tetap sesuai dengan hati nurani.
Cara memilih keris pusaka, cara merawat keris pusaka, cara memandikan keris pusaka, cara membuat keris pusaka, cara mendapatkan keris pusaka, cara membersihkan keris pusaka, cara mengambil keris pusaka, keris pusaka sunan kalijaga, keris pusaka jokowi, keris pusaka ki surya nagapati, keris pusaka ki raksa manggala, keris pusaka ageman
Label:
Benda Bertuah,
keris pusaka,
konsultasi,
pusaka
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar